depok.go.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok hadir untuk turut serta berperan dalam pembangunan dan peningkatan kualitas masyarakat. Melihat potensi zakat yang besar, Baznas Depok gencar sosialisasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di beberapa Kecamatan Kota Depok.

Ketua Badan Amil dan Zakat Nasional Kota Depok, KH. Encep mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan mengenalkan kepada masyarakat akan keberadaan Baznas Kota Depok. Selain itu sosialisasi tersebut juga bertujuan untuk mengajak masyarakat menunaikan zakatnya.

“Para pengurus Baznas Kota Depok resmi dilantik pada 27 Oktober 2016. Dan kami mulai bekerja secara formal per tanggal 7 Desember 2016, untuk itu, saat ini, kegiatan yang sedang digencarkan seputar sosialisasi. Kami juga menilai bahwa Kota Depok memiliki potensi yang luar biasa, maka dari itu kita gunakan sosialisasi,” jelasnya.

Lebih lanjut ungkapnya, hasil dari zakat itu akan diberikan kepada penerima menjadi dua bagian, yaitu yang bersifat pemberdayaan masyarakat dan bersifat konsumtif. “Misalnya, barang yang bersifat pemberdayaan masyarakat lebih kepada berbagai material yang dibutuhkan masyarakat, dalam memenuhi kebutuhannya pada beberapa sektor, antara lain, kesehatan, pendidikan dan ekonomi,” jelasnya.

Dikatakannya, pembagian dari hasil zakat adalah 20 persen untuk kegiatan sosial (charity) dan 80 persen untuk pemberdayaan masyarakat.

“Pemberdayaan untuk kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Saat ini kami masih mayoritas mengeluarkan zakat untuk kegiatan sosial (charity),” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan adanya pembagian zakat yang tepat sasaran kepada masyarakat. Maka diharapkan, agar pemanfaatan zakat dapat dikelola secara lebih baik.

Penulis: Fajar Nur Cahyo

Editor: Retno Yulianti dan Rita Nurlita

Diskominfo

Leave a Comment